Deepfake semakin lazim digunakan dalam meme dan satir politik, tetapi di balik hiburan itu ada ancaman eksploitasi yang nyata. Dari pornografi digital hingga propaganda, teknologi ini membawa dampak yang lebih serius dari yang kita kira.
Blog
-

Kenapa Kita Bersikap Sopan pada AI yang Tak Berperasaan?
Kita sering memperlakukan AI percakapan seperti ChatGPT, Gemini, atau Siri secara sopan, padahal jelas AI tak berperasaan. Apakah interaksi dengan AI mencerminkan karakter moral kita sendiri?
-
Google Tidak Lagi Bicara Keberagaman, Apa Artinya bagi Kita?
Google menghapus referensi tentang keberagaman dari halaman resminya. Apakah ini hanya perubahan komunikasi atau tanda pergeseran kebijakan yang lebih besar? Bagaimana dampaknya bagi pengguna dan masa depan teknologi?
-

Tragedi Gaza dan Perang Propaganda AI
-

Kita Pekerja, Kita Pengguna, Tapi Kita Bukan Pemilik
Ekonomi digital menjanjikan kebebasan, tapi siapa yang benar-benar berkuasa? Kita bekerja dan menggunakan platform, tapi tidak memilikinya. Apakah ini bentuk eksploitasi baru?
-

Artificial Intelligence, Kolonialisme Digital, dan Rasisme Linguistik
Bagaimana artificial intelligence (AI) digunakan untuk menetralkan aksen pekerja call center dari Global South, memperlihatkan bentuk baru dari kolonialisme digital dan rasisme linguistik?
-

Mengejar Algoritma, Menjalani Absurditas
Di era digital, kreator konten bekerja bukan untuk manusia, tetapi untuk algoritma. Mereka terus mengejar sistem yang tak pernah bisa ditebak, terjebak dalam siklus kerja yang absurd. Apakah ini kebebasan, atau hanya bentuk kerja baru yang lebih halus tapi tetap melelahkan?



