Category: Catatan

Tulisan tentang manusia, kehidupan, teknologi, media, dan hal-hal yang saya pikirkan.

  • Hacktivisme Yang Saya Duga

    Hacktivisme Yang Saya Duga

    Berbeda dengan jenis aktivisme lain, komunikasi politik dalam hacktivisme tidak harus memerlukan proses afiliasi individual ke dalam kelompok-kelompok kepentingan politik secara formal.

    (more…)

  • Tunduk Pada Komunikasi

    Tunduk Pada Komunikasi

    Internet pertama-tama lebih layak diperlakukan sebagai urusan media; sebagai sebuah media baru yang punya karakteristik yang khas. Sehingga sasaran pemanfaatan Internet lebih terarah pada mempertemukan pengirim dan penerima pesan, seperti lazimnya media sebelum Internet.

    (more…)

  • Dari Borderless Sampai Jurang Digital

    Dari Borderless Sampai Jurang Digital

    Kesadaran politik informasi mengandaikan sebuah sikap kritis terhadap informasi yang dipertukarkan. Diperlukan sebuah ruang yang memadai untuk menguji sumber, kebenaran, dan implikasinya.

    (more…)

  • Karakteristik Jurnalisme Online -Sebuah Pengenalan

    Karakteristik Jurnalisme Online -Sebuah Pengenalan

    Jurnalisme online menjadi berbeda dengan jurnalisme tradisional yang sudah dikenal sebelumnya (cetak, radio, TV) bukan semata-mata karena dia mengambil venue yang berbeda.

    (more…)

  • Internet: Sebuah Tempat Kejadian Perkara (Berkesenian)

    Internet: Sebuah Tempat Kejadian Perkara (Berkesenian)

    Bagaimana jika seni tak lagi dibatasi kanvas dan galeri, tapi meluas ke layar dan jaringan? Artikel ini menelusuri transformasi seni di era digital.

    (more…)

  • Acong, Joko, Sitorus, dan Internet

    Acong, Joko, Sitorus, dan Internet

    Solidaritas etnis Tionghoa global pasca kerusuhan Mei 1998 menyebar lewat internet, menciptakan kekhawatiran diaspora dan kebangkitan kesadaran rasial.

    (more…)

  • Dari Foto Perkosaan Ke Cyber-War

    Dari Foto Perkosaan Ke Cyber-War

    Foto kontroversial jadi pusat perhatian publik dan pemantik emosi etnis Tionghoa dunia. Di baliknya, ada pertarungan makna, disinformasi, dan luka sejarah yang belum sembuh.

    (more…)

  • Betapa Tidak Enaknya Menjadi Remaja

    Betapa Tidak Enaknya Menjadi Remaja

    Puncak ketidakenakan remaja adalah ketika remaja dipelakukan sebagai obyek tudingan. Remaja sering dikhawatirkan bakal jadi “beban pembangunan”. Sambil menunjuk tingginya angka kejahatan dan penyimpangan perilaku yang dilakukan oleh remaja, remaja juga tak jarang dituding sebafai salah satu sumber keresahan. Remaja juga sering mendapat jatah predikat sebagai ‘pemberontak sosial budaya’, dan lain sebagainya.

    (more…)

  • ‘Orang Bajau’ Ada di Mana-Mana

    ‘Orang Bajau’ Ada di Mana-Mana

    Cuma saja, agaknya kita baru sampai pada tingkat kesangsian saja. Itu pun belum menampakkan wajahnya yang jernih. Ini bukan saja karena kenyataan sosial politik masih memperlihatkan model-model yang sentralistis. Tapi bahkan, pada tingkat kesadaran pun, visi-visi non-sentralistis yang muncul pun masih terkesan gagap, terbata-bata dan keruh. Bahkan tak jarang harapan-harapan dan penyelesaian bagi persoalan nyata pun masih merujuk serta menyandarkan diri pada sentralisme yang justru disangsikan.

    (more…)

  • Los Angeles, Orwell, dan ‘Klangenan’ Kita-Menengok Makna Perkembangan Teknologi Media-

    Los Angeles, Orwell, dan ‘Klangenan’ Kita-Menengok Makna Perkembangan Teknologi Media-

    Dan sebaliknya, akses yang besar kepada informasi dan komunikasi menjadi jendela dialektika bagi masa depan kebudayaan. Teknologi tidak dengan langsung memberikan manfaat. Meskipun demikian, berbeda dengan jenis perkakas lainnya, harus diwaspadai bahwa setiap teknologi yang tidak dikelola atua justru dikelola secara salah — akan menjadi bumerang bagi umat manusia.

    (more…)