Apakah AI benar-benar memahami kita, atau sekadar meniru pola untuk tampak cerdas? Pertanyaan ini membawa kita pada refleksi mendalam tentang hubungan antara pikiran manusia dan mesin.
Kategori: Catatan
-

Kevulgaran dalam Seni: Provokasi yang Menggugah
Kevulgaran dalam seni sering menjadi provokasi yang menggugah. Seni vulgar menciptakan diskusi dan memperluas kebebasan ekspresi.
-

Relasi Kuasa Dalam Tawa Kita
Tawa adalah bagian khas manusia, tapi kejenakaan tak selalu netral. Esai ini mengupas bagaimana humor, olok-olok, dan tawa bisa menjadi alat kuasa yang melukai, di balik kesenangan sesaat.
-

Ketika ChatGPT Sudah Paham Hal-hal Lucu
Perkembangan artificial intelligence akan memunculkan perubahan sosial yang kompleks dan menghadirkan tantangan baru.
-

Mau Belajar Filsafat? Serius?
Kalau tidak punya kepentingan untuk mendapatkan gelar akademis, anda tidak perlu menjadi mahasiswa filsafat untuk belajar filsafat. Anda bisa belajar filsafat secara mandri. Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan jika sungguh berminat belajar filsafat.
-

Internet: Sebuah Tempat Kejadian Perkara (Berkesenian)
Bagaimana jika seni tak lagi dibatasi kanvas dan galeri, tapi meluas ke layar dan jaringan? Artikel ini menelusuri transformasi seni di era digital.
-

Acong, Joko, Sitorus, dan Internet
Solidaritas etnis Tionghoa global pasca kerusuhan Mei 1998 menyebar lewat internet, menciptakan kekhawatiran diaspora dan kebangkitan kesadaran rasial.
-

Dari Foto Perkosaan Ke Cyber-War
Foto kontroversial jadi pusat perhatian publik dan pemantik emosi etnis Tionghoa dunia. Di baliknya, ada pertarungan makna, disinformasi, dan luka sejarah yang belum sembuh.
