Kategori: Berita

Kliping liputan pers.

  • Tambah Kualitas dan Kinerja, AMC Ikuti Bimtek

    Tambah Kualitas dan Kinerja, AMC Ikuti Bimtek

    WARTA ANDALAS, AGAM – Untuk menambah kualitas dan kinerja personel, Agam Media Center (AMC) Kabupaten Agam, mengutus Andre Wijaya untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang tata kelola media center dan jurnalistik online di Lotos Ballroom B Lantai II Hotel Four Points by Sheraton Makasar, selama tiga hari mulai Rabu (27/4) sampai Jumat (29/4).

    Direktur Pengelolaan Media Publik Ditjen IKP Kementerian Kominfo Sunaryo, mengatakan, kegiatan ini untuk memperkuat para petugas media center di daerah sehingga semua hasil berita dan foto bisa berkualitas.

    Saat ini, dari 250 media center yang telah menerima bantuan hanya 70% saja yang aktif untuk mengisi informasi terkini berupa berita dan foto, sedangkan 30 % lainnya kurang aktif malah ada yang tidak melakukan aktifitas pengiriman informasi.

    Sementara tujuan diciptakan portal infopublik untuk mencerdaskan dan meningkatkan pengetahuan semua masyarakat serta bisa dimanfaatkan oleh para pewarta daerah untuk berkonstribusi aktifitas pengiriman beritanya ke redaksi masing-masing.

    Sunaryo berharap dengan Bimtek ini akan lahir sajian berita atau informasi dari daerah yang dikirim ke portal Infopublik.id dan dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat. Kedepan penyaji berita terbaik dari daerah akan di undang dan dilibatkan menghadiri acara-acara nasional.

    Sebelum itu, Sekretaris Direktorat Jendral Informasi Komunikasi Publik (IKP) Kementrian Komonikasi dan Informatika Republik Indonesia, Nurlaili mengatakan, tujuan bimtek ini diadakan memacu kembali para media center yang kurang aktif ini sehingga bisa bangkit kembali aktif dan yang aktif bisa lebih semangat untuk selalu aktif berkonstribusi serta menghasilkan yang lebih bagus lagi.

    “Dari 60 peserta yang mengikuti bimtek ini, 30 peserta baru menerima bantuan pada 2015 dan 30 peserta lagi telah lama mendapat bantuan penguatan media center. Dari 30 peserta yang telah lama mendapat bantuan tersebut hanya 20 peserta yang selalu aktif melakukan kontribusi pengiriman informasi baik berita maupun foto sedangkan 10 orang besertanya kurang aktif,” katanya.

    Sementara narasumber yakni, Sunaryo Direktur Pengelola Media Center yang akan memberikan materi tentang media center daerah, Ahmed Kurnia Pemred Portal Berita Infopublik yang akan berikan tata kelola media center, Eka Yunavilbia yang akan berikan teknik penulisan berita untuk Portal Infopublik, Agus Setia Budiawan Redaksi Foto sekaligus Fotographer portal Infopublik yang akan memberikan foto untuk portal Infopublik, J.Heru Margianto dari Kompas.com yang akan memberikan penyusunan berita media online, Yayan Sopyan dari praktisi media online yang akan memberikan materi tentang membangun citra positif melalui media online dan Choirul Umami dari tim teknis IT portal berita media online yang akan memberikan materi tentang teknis pengiriman berita ke portal Infopublik..(jon)

    Sumber Berita: warta-andalas.com

  • ICT Watch Umumkan 12 Proyek Pengembangan Aplikasi

    ICT Watch Umumkan 12 Proyek Pengembangan Aplikasi

    Ford Foundation, Wikimedia Indonesia dan ICT Watch mengumumkan 12 proyek yang akan mengembangkan aplikasi ponsel dan proyek seluler.

    (lebih…)

  • Sebuah Situs Berita Seketika

    Sebuah Situs Berita Seketika

    Sesungguhnya timeline itu tidak diperkenalkan oleh Twitter tapi, saya yakin, oleh Budiono Darsono. Atau Yayan Sopyan. Atau mereka berdua bersama. Saya lupa persisnya.

    (lebih…)

  • Musim Pasang Buku Media Sosial

    Musim Pasang Buku Media Sosial

    Maraknya penerbitan buku seperti itu tak lepas dari popularitas media sosial online. Pengguna Facebook, misalnya, pekan lalu mencapai 9,1 juta dari 1,5 juta pada awal tahun ini.

    (lebih…)

  • Lingua Vaganza 2009 All for One One for All

    Lingua Vaganza 2009 All for One One for All

    Pada tanggal 19-20 Februari 2009, SMP Madania mengadakan Lingua Vaganza 2009 dengan tema “All for One – One for All”. Acara Lingua Vaganza cukup sukses dan para peserta juga cukup antusias.

    (lebih…)

  • Jadi Penulis Bukan Lagi Impian

    Jadi Penulis Bukan Lagi Impian

    JADI penulis bukan lagi hal yang mustahil buat anak muda. Sekolah atau workshop terus mencetak penulis muda berbakat.Belajarnya cepat,hasilnya tidak mengecewakan.

    (lebih…)

  • Penggunaan Portofolio Elektronik Untuk Menilai Outcome Siswa

    Penilaian portofolio pada dasarnya menilai karya-karya peserta didik secara individu pada satu periode untuk suatu mata pelajaran. Akhir suatu priode hasil karya tersebut dikumpulkan dan dinilai oleh guru dan peserta didik. Berdasarkan informasi perkembangan tersebut, guru dan peserta didik sendiri dapat menilai perkembangan kemampuan peserta didik dan terus melakukan perbaikan. Dengan demikian, portofolio dapat memperlihatkan perkembangan kemajuan belajar peserta didik melalui karyanya, antara lain: karangan, puisi, surat, komposisi musik, gambar, foto, lukisan, resensi buku/ literatur, laporan penelitian, sinopsis, dsb.
    (lebih…)

  • Bingung

    Sebagai pembaca, kita perlu lebih percaya diri. Kalau setelah membaca sebuah teks kita tak mampu menyimpulkan isinya dalam bahasa kita sendiri, jangan mendadak sontak menyalahkan pikiran kita.
    (lebih…)

  • Sekolah untuk Para Novelis

    Sekolah untuk Para Novelis

    Sekolah penulisan kian marak dan dibanjiri peminat. Dari jurnalisme,novel,hingga skenario. Nama pengarang baru pun terus bermunculan. Jakarta School boleh berbangga karena punya andil dalam pasang naik dunia penulisan itu.

    (lebih…)

  • Saya Ingin Yayan Sopyan Aktif Ngeblog

    Yayan makhluk ajaib? Bagi saya iyalah. Pendidikan formalnya filsafat — sebuah bidang studi yang rumit, aneh, dan menjengkelkan bagi saya. Bahwa dia piawai menulis, itu wajar. Maksud saya, wajar untuk orang sekelas dia. Misalkan sudah capek belajar filsafat, tapi tidak pandai menulis, itu namanya percuma, dan akan mengundang fitnah bahwa dia hanya belajar kebatinan — apa pun cuma dibatin, dibatin, dan dibatin.
    (lebih…)