Dalam perang propaganda pada era ini, yang harus kita takutkan bukanlah musuh kita. Takutlah kepada mereka yang menjadikan kita sebagai prajurit dan meriamnya tanpa kita sadari.
Kategori: First Draft
-
Merdeka 2.0
Merdeka adalah
- Bersikap waspada dan terbebas dari hasutan versi 140 karakter
- Stop asal njeplak
- Stop berbagi kebencian
- Terbebas dari sesat pikir
- Terbebas dari segala jenis manipulasi pendapat publik.
- Otentik, otonom dan berdaulat di tengah riuh rendah siaran radio dengkul di ranah jejaring dan media sosial
-
Mesin & Konteks Cabul
Memblokir konten cabul itu baik-baik saja. Toh tak ada seorangpun di Indonesia yang berani mengakui dirinya sebagai pendukung pornografi.
Cuma saja, urusan teknik dan metoda pemblokiran itu sendiri tidak boleh diabaikan. Kesalahan dalam urusan itu bisa mengancam hak lain dari warga negara di luar urusan cabul.
Metoda pemblokiran berdasarkan kata kunci, misal. Bayangkanlah, jika kata “seks” termasuk kata kunci yang diblokir maka artikel ilmiah tentang “pendidikan seks” ikut terblokir. Mesin bisa mengenali teks, tapi belum ada mesin yang memahami konteks.
-
Murah Tapi Konyol
Sebuah ebook reader dirancang untuk menyasar pelajar di negara berkembang. Alat itu memakai microcontroller jadul sehingga harganya bisa murah. Alat yang bernama Humane Reader itu akan berharga $ 20 saja.
Untuk membaca ebook, alat ini harus dihubungkan ke TV. Kok begitu? Perancang alat itu menganggap orang di negara berkembang lebih terbiasa dengan TV ketimbang komputer.
Anggapan dia mungkin betul, tapi keputusannya itu salah. Bayangkanlah seorang pelajar di Indonesia membaca ebook di layar TV. Dia bisa dikeroyok penghuni rumah lain yang kecanduan sinetron atau infotainment kan?
-
Raja Yang Lumpuh
Kesuksesan sebuah media di Internet sangat tergantung kepada konten-nya. “Content is king,” katanya. Konten adalah alasan paling kuat bagi banyak orang untuk mengakses media online.
Tapi meski anda punya konten bagus, tidak berarti tugas anda sudah selesai untuk membangun media yang sukses. Anda harus memastikan bahwa ‘sang raja’ itu tidak lumpuh. Penyajian dan penataan kontent adalah dua hal yang bisa membuat “sang raja” gesit dan seksi.
Flipboard membuktikan, penyajian dan penataan konten membuat media tampak seksi.
-
Membajak Buku
Seorang kawan meresensi sebuah buku di blognya. Seorang pengunjung blog itu menulis komentar atas resensi itu, “nungguin pdfnya :)”.
Boleh jadi komentar itu cuma canda. Boleh jadi juga itu keinginan serius si komentator. Apapun itu, “nungguin pdfnya :)” itu sungguh keterlaluan. Kita tahulah maksud si komentator: dia menunggu versi ebook bajakan dari buku itu.
Apakah orang ini tidak pernah menggaji karyawannya? Apakah dia atau orangtuanya sudi bekerja tanpa mendapatkan bayaran? Jangan membajak buku. Jangan mencuri hak orang lain.
-
Bangun Siang
Dua belas tahun lalu saya bangun siang. Matahari yang menembus kaca mobil terasa tidak enak di wajah saya, yang terasa tebal. Saya baru tidur selepas azan subuh pagi itu, dan ingin segera berangkat ke kantor beberapa jam kemudian.Saya tidak sabar untuk segera mengabarkan bahwa segalanya bisa dimulai sejak hari itu.Bagi saya, hari itu adalah hari istimewa. Saya meminta tolong Novi memesankan pizza. Saya merayakannya sesederhana itu saja, sambil meyakini bahwa hari itu akan dirayakan oleh lebih banyak orang kelak nanti. Saya meyakininya sejak dalam pikiran.